Lembaga Dakwah kampus Unit Kegiatan Kajian Islam

Profil LDK-UKKI UMG

LDK-UKKI (Lembaga Dakwah Kampus Unit Kegiatan Kajian Islam) adalah wadah bagi para mahasiswa dan mahasiswi Muslim untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, dengan cara mengkaji Islam.

Jadilah Yang Pertama Dalam Kebaikan

Inspirasi seperti inilah yang dibutuhkan oleh remaja kita hari ini, sebuah semangat pelopor yang hilang dan susah untuk kembali. Ketika sebagian besar remaja kita justru larut dalam dalam budaya “ikut-ikutan”.

SIMBA 2020

Simba merupakan sebuah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Kampus unit Kegiatan kajian Islam Universitas Muhammadiyah Gresik (LDK-UKKI UMG).

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 13 Oktober 2020

Jadilah Yang Pertama Dalam Kebaikan

 


 

I

nspirasi seperti inilah yang dibutuhkan oleh remaja kita hari ini, sebuah semangat pelopor yang hilang dan susah untuk kembali. Ketika sebagian besar remaja kita justru larut dalam dalam budaya “ikut-ikutan”. Mereka tidak lagi punya nyali untuk menjadi diri sendiri. Cara berpikir mereka diatur, cara pakaian dan penampilan diatur, dan bahkan bagaimana cara dia memandang dunia ini juga diatur oleh peradaban orang lain.

Akhirnya jiwanya menjadi kerdil, mudah patah meski belum banyak melangkah, mudah mundur, mudah hilang semangat meski belum banyak tantangan. Mereka lebih banyak menjadi konsumen daripada produsen, lebih suka menjadi pengikut daripada orang yang diikuti.

Remaja seperti ini perlu dibangkitkan, perlu dicarikan solusi, harus diyakinkan bisa menjadi bagian dari perubahan dan mengambil posisi terdepan.

Pemuda mempunyai pesona masa yang luar biasa. Tapi seringkali pesona indahnya bukan untuk kebajikan, namun justru sering terlena oleh dunia. kamu-kamu yang masih muda harus tahu bahwa di saat inilah kalian harus menyegerakan diri menjadi pemuda yang berharga, yang luar biasa. Yang semangatnya senantiasa membara, karyanya menggelegar, ketangguhannya menyurutkan lawan, optimis nya meruntuhkan setiap halangan, dan segala amaliahnya menghadirkan inspirasi bagi orang disekitarnya.

Karena engkau adalah seorang Muslim, yaitu sosok yang senantiasa memberi keteladanan dan penebar kebaikan, dengan satu misi untuk membuktikan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Ada berita mengelikan sekaligus membingungkan. PBB mengartikan anak kecil sebagai manusia yang belum berusia 18 tahun. Sedangkan Islam mengartikan bahwa anak kecil adalah mereka yang belum Baliqh (ditandai dengan mimpi basah bagi laki-laki, dan Haid bagi perempuan) dengan kata lain masa kanak-kanak telah hilang kdi usia 9-15 tahun. Jadi ketika itu predikatnya sudah menjadi pemuda. Dalam Islam pergantian status ini mengandung sederet konsekuensi yaitu bertanggung jawab atas perbuatan, ucapan dan cita-citanya. Bertanggung jawab kepada siapa? Tentunya kepada Allah SWT.

Mari kita sejenak berkenalan dengan pemuda Islam pengukir sejarah

Inilah dia, dia bernama Zubair bin Awwam. Dia adalah teman diskusi Rasulullah, anggota pasukan berkuda yang pantang lari jika musuh menghadang, dan pemimpin akwah Islam di zamannya. Dan umurnya barulah 15 tahun kala itu.

 

Atau sebutlah nama lain seperti Thalhah bin Ubaidillah. Dia adalah seorang pembesar utama di Makkah. Terkenal dengan julukan Singa podium, tentara yang berani dan piawai, donatur tetap infaq fisabilillah. Dia dijuluki Rasulullah “Si Pohon Kebaikan” dan tahukah umurnya baru 16 tahun kala itu.

Getarkan juga lidahmu ketika menyebut sosok ini, Sa’ad bin Abi Waqqosh. Beliau yang pertama mengalirkan darahnya untuk Islam. waktu perang Uhud ia harus menjadi tameng Rasulullah. Dia membuktikan cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya, beliau baru berumur 16 tahun kala itu.

Menunduk malulah ketika menyebut nama Al-Arqam bin Abi Arqam. Rumahnya menjadi markas dakwah Rasulullah. Padahal kabilahnya adalah Bani Makhzum, pimpinan Abu Jahal yang dijuluki Fir'aun masa Rasulullah. Al-Arqom pasti tahu segala risiko dari perbuatannya. Tapi iman telah menghujam dada dan menuju kemenangan dakwah. usianya baru 16 tahun kala itu.

Dan bercerminlah kepada Zaid bin Tsabit. Ia hanyalah bocah 13 tahun kala masuk Islam. Tapi ia menjadi penerjemah di Daulah islamiyah dan perwakilan tetap di setiap pertemuan antar negara.

Kita juga akan menemukan nama Usamah bin Zaid. Ia adalah panglima pasukan termuda dalam sejarah Islam, kala itu ia baru berusia 18 tahun. Ia berhasil menjadi pahlawan ketika perang melawan pasukan Romawi.  Dan masih banyak lagi pemuda luar biasa di zaman Raslullah.

Alangkah susahnya menjumpai pemuda yang mempunyai prestasi hebat dalam amaliah Islam pada zaman now seperti sekarang. Karena sekarang dunia Islam minim sosok pemuda yang minim cacat akhlaqnya, juga minim cacat moralnya. Karena seharusnya sosok pemuda Muslim adalah penebar keteladanan baik personal maupun jama'ah. Untuk itulah seorang pemuda Muslim harus selalu berada di garis depan dalam perjuangan menegakkan kalimat Allah. jangan jadi yang belakang apalagi tidak ikut barisan.

“Benih-benih kejahatan sedang berkembang pesat, tetapi bibit kebaikan pun berbuah lebat. Walaupun batang pohon kejahatan tumbuh dan berkembang sangat cepat, namun akarnya tidak ikut tertancap. Walaupun batang pohon kebaikan tumbuh sangat lambat  dan perlahan-lahan, tapi akar-akarnya menancap ke Bumi, daunnya rindang batangnya tinggi ke angkasa, melindungi panas dan hujan. Pohon yang pertama cepat tumbuhnya, pohon yang kedua akan kekal bertahan”. (Sayyid Quthb).

 

By : Nizar Z. Alhilal

 

SIMBA (Silaturahmi Mahasiswa Baru) Lembaga Dakwah Kampus Unit Kegiatan Kajian Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

 


        Simba merupakan sebuah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Kampus unit Kegiatan kajian Islam Universitas Muhammadiyah Gresik (LDK-UKKI UMG). Kegiatan Simba bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara mahasiswa baru UMG yang telah mendaftar dan ingin bergabung di LDK-UKKI dengan pengurus LDK-UKKI UMG.

Kegiatan simba kali ini dilaksanakan pada hari Ahad, 11 Oktober 2020 pada pukul 09.00 wib sampai dengan pukul 11.00 wib. simba kali ini terasa begitu sepesial dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan masih adanya pandemi sehingga belim bisa dilakukan pertemuan tatap muka secara langsung, sehingga simba kali in diselengarakan lewat google meeting. Meski hanya lewat google meeting namunpeserta yang berpartisipasi dalam kegiatan simba kali ini cukup banyak dan begitu antusias.

Simba kali ini mengambil tema “Peran Dan Tantangan Dakwah Mahasiswa Muslim Di Era Pandemi” sebuah tema yang sangat relefan dengan kondisi kita saat ini yang masih dilanda pandemi. Materi disampaikan oleh Ustadz Irfan Abu Jundi beliau merupakan alumni sekaligus pembina dari LDK-UKKI UMG.

Kegiatan simba dimulai pukul 09.00 wib diawali dengan pembukaan oleh akhi Nizar selaku Mc, kemudian dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh akhi Fikri Ahmad. Dilanjut dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh akhi Ainun Na’im selaku ketua pelaksana dan akhi Fikri Ahmad selaku ketua umum LDK-UKKI UMG. Selanjutnya penyampaian materi oleh Ustadz Irfan Abu Jundi beserta diskusi. Dalam penyampaian diselingi dengan penampilan video testimoni anggota LDK-UKKI UMG. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Irfan Abu Jundi.

Para peserta begitu antusias dalam acara tersebut serta hikmat mendengarkan penyampaian materi dan aktif dalam berdiskusi. Meskipun dalam kegiatan tersebut ada beberapa peserta yang keluar dan masuk google meeting disebabkan kendala jaringan internet. Namun keseluruhan acara bisa berjalan dengan lancer dan tidak terdapat kendala yang.

Visi dan Misi LDK_UKKI UMG

 

Visi dan misi LDK-UKKI

VISI:

  1. Menanamkan nilai-nilai Islam dalam menegakkan syi’ar Islam menuju tercapainya individu Muslim dan kehidupan yang Islami serta generasi yang diridhai Allah SWT.
  2. Membentuk pola pikir dan pola sikap yang Islami pada tiap-tiap individu Muslim sehingga dapat memahami dan menyikapi setiap problemtika umat yang ada.

MISi:

a.     Melakukan pembinaan intensif tentang Islam.

b.     Senantiasa dibina dan membina dalam kemuliaan Islam.

c.      Mensyiarkan dan mengopinikan Islam ke seluruh penjuru kampus.


Profil LDK-UKKI UMG

 


Apa Itu LDK-UKKI?

    LDK-UKKI (Lembaga Dakwah Kampus Unit Kegiatan Kajian Islam) adalah wadah bagi para mahasiswa dan mahasiswi Muslim untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, dengan cara mengkaji Islam. LDK-UKKI juga menjadi salah satu jalan bagi mahasiswa/i Muslim untuk beramar ma’ruf nahi mungkar. LDK sendiri ada di hampir seluruh Universitas di Indonesia baik Universitas Negeri maupun Swasta. Didirikan pada tahun 1998. Sumber nilai tertinggi LDK-UKKI UMG adalah aqidah dan syari'at Islam. Di mana setiap gerak dan aktivitasnya senantiasa terikat dengan hukum syara’

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, megerjakan amal sholeh dan berkata: “sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.

(Q.S. Fushshilat: 33)

“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan (Islam), menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah

 dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung”

(Q.S Ali Imran: 104)

 

Dakwah sebagai kewajiban bagi setiap muslim haruslah senantiasa ditegakkan syiarnya, dimantapkan keberadaannya dan ditata gerak kelembagaannya. Aktualisasi seorang muslim akan menentukan identitas dan kualitas keIslaman seorang muslim.

Dalam tatanan civitas akademika, dakwah menjadi hal yang paling urgen mengingat kampus adalah institusi penyiapan kader umat yang nantinya akan terjun ke masyarakat. Dalam kondisi ini aktivitas dakwah diharapkan dapat memberi tuntunan bagi insan kampus dalam mencapai izzul Islam wal muslimin dengan terbentuknya insan-insan yang berkesadaran tinggi terhadap nilai-nilai ilahiyah, kepekaan sosial terhadap permasalahan umat dan kemampuan profesional di segala bidang. Kader seperti inilah yang akan membawa ke arah masyarakat tauhid, adil dan makmur, sejahtera dan dalam limpahan ampunan dan ridho Allah SWT.

Beranjak dari kesadaran akan kewajiban dakwah bagi setiap individu muslim serta urgensi dakwah dalam kehidupan masyarakat kampus, dengan semata mengharap ridha Allah SWT, maka dibentuklah Unit Kegiatan Kajian Islam (UKKI) sebagai lembaga dakwah kampus dalam pembinaan sakhsiyah Islamiyah (kepribadian Islam) dan dakwah Islamiyah dengan berlandaskan aqidah Islamiyah.